


LAZNAS DEWAN DAKWAH - Perjalanan belum selesai. Inilah kondisi dan proses perjalanan membawa material untuk pembangunan masjid pertama di kampung muallaf di Lambentana. Setelah transit di Desa Salubiro, material dibawa lagi menggunakan armada (traktor) jonder. Tantangan Membawa Material Masjid ke Pedalaman Lambentana
Di tengah perjalanan, jonder mengalami hambatan jalanan licin dan lumpur. Ustadz Sigit dan tim telah berjam-jam tertahan di tempat ini. Supir (operator) jonder juga telah berusaha mensiasati dengan berbagai cara untuk melewati jalanan berlumpur tersebut, dengan membawa material di belakangnya.
Alhamdulillah, setelah beberapa kali percobaan, amarda berhasil melaluinya. Perjalanan pun dilanjutkan, namun armada tidak sampai ke lokasi karena medan yang tidak memungkinkan. Material dipindahkan untuk dilanjutkan mobilisasinya menggunakan motor.
Ucap syukur Ustadz Sigit setelah berhasil melewati beberapa hambatan di jalan. Namun, proses untuk sampai membangun masjid masih panjang karena masih banyak material yang perlu diangkut lagi. Mari kita doakan bersama semoga pembangunan masji yang diberi nama masjid Al-Furqan ini berjalan dengan lancar, sehingga saudara-saudara kita di Lambentana segera bisa memanfaatkannya untuk beribadah dan belajar Islam bersama.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada segenap para donatur yang berpartisipasi dalam pembangunan masjid pertama di kampung Muallaf Lambentana ini.
BACA UPDATE BERITA SELENGKAPNYA :